STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA ALAM AIR TERJUN BATU PELANGI DI KECAMATAN TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH

  • Irmayanti Diah Jatingsih STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
Keywords: obyek wisata alam, potensi, strategi pengembangan

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan strategi pengembangan obyek wisata alam Air Terjun Batu Pelangi. Desain penelitian menggunakan metode kualitatif. Instrumen penelitian berupa indept interview. Teknik pengumpulan data  terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber informasi dalam penelitian ini yaitu pengunjung atau wisatawan, masyarakat sekitar obyek wisata alam Air Terjun Batu Pelangi, serta pemerintah setempat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data Creswell: 1) mengolah dan mempersiapkan data, 2) membaca  keseluruhan data, 3) meng-coding  data, 4) menerapkan proses coding, 5) penyajian data, 6) menginterpretasikan data. Uji validitas menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi yang ditawarkan obyek wisata alam Air Terjun Batu Pelangi adalah 1) keindahan bentang alam, 2) suasana obyek wisata yang nyaman, 3) kebersihan dan kelestarian lingkungan, 4) keramahan masyarakat lokal, dan 5) dukungan  masyarakat  lokal  terhadap pengembangan pariwisata. Adapun strategi yang dapat dilakukan adalah 1) melakukan promosi yang lebih intensif, 2) melakukan  kerjasama dengan investor swasta, 3) perbaikan sarana prasarana, 4) melakukan  pelatihan  dan  pendidikan terhadap tenaga SDM yang ada, 5) mengembangkan obyek wisata baru yaitu wisata edukasi dan agro wisata, 6) mengadakan festival rakyat.

Published
2017-06-12
How to Cite
Jatingsih, I. (2017). STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA ALAM AIR TERJUN BATU PELANGI DI KECAMATAN TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH. Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility, 1(1), 41-50. Retrieved from http://jurnal.stahds.ac.id/jurnalPariwisataPaRAMA/article/view/178