DAMPAK TERORISME BAGI MASYARAKAT HINDU DI DESA CATUR KARYA KECAMATAN BALINGGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG PROVINSI SULAWESI TENGAH

  • IK Suparta STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
Keywords: Dampak, Teroris, Masyarakat Hindu

Abstract

Konflik merupakan sesuatu yang menakutkan dan konflik sebagai sesuatu yang terjadi akibat adanya pertentangan. Konflik tersurat di dalam ajaran Agama Hindu dalam hukum Rta yang dikenal dengan istilah Rwabhineda. Konflik jika dimanajemen dengan baik dapat berguna untuk menegakkan nilai-nilai kebenaran yang terpendam oleh keadaan harmoni semu. Sebagaimana yang terjadi di Desa Catur Karya Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah telah terjadi konflik akibat terorisme. Dengan adanya konflik teroris di desa tersebut menimbulkan permasalahan yaitu apa dampak terorisme bagi masyarakat Hindu di Desa Catur Karya Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi moutong?. Setelah dilaksanakan penelitian diperoleh hasil bahwa dampak terorisme bagi masyarakat Hindu di Desa Catur Karya  yaitu Dampak negatif meliputi kerusakan fisik, kerusakan mental, kerusakan sosial budaya, kerusakan sektor ekonomi, kerusakan sektor pariwisata. Dampak positif sebagaimana masyarakat merefleksikan dirinya terhadap tindakan teror yang dilakukan terorisme meliputi: peningkatan Sraddha Bhakti, peningkatan kesadaran pentingnya organisasi keagamaan Hindu, meningkatnya kesadaran partisipasi masyarakat dalam kegiatan politik lokal, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengamanan swakarsa, peningkatan solidaritas antar anggota masyarakat dan peningkatan daya filterisasi informasi masyarakat.

 

References

Bungin, Burhan. 2001. Metodelogi Penelitian Sosial. Surabaya : Airlangga University Press.
---------------------. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta : Raja grafindo Persada.
Danim, Sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: CV Pustaka Setia
Dermatoto, Argyo. 2012 Terorisme Resiko Nyata Kehidupan Masyarakat Kota, tersedia dalam http: // argyo . st . staff.uns.ac.id/2012/12/13/diakses tanggal 24 Februari 2016
Horton, Paul B dan Chester L. Hunt. 1992. Sosiologi Edisi 6 Jilid 2. Jakarta : Erlanga
Karimullah,2011, Pendidikan Berbasis Anti Teroris Study analisis Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Madrasah Aliyah tersedia dalam http://digilib.uinsby.ac.id/9378/5/Bab2.pdf, diakses tanggal 24 Februari 2016
Philipus, Ng dan Nurul Aini. 2004. Sosiologi dan Politik. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Soekanto, Soerjono, 2014.Sosiologi Suatu Pengantar, Edisi Revisi Jakarta: Raja Grafindo
Suprayogo, Imam dan Tobroni. 2001. Metodelogi Penelitian Sosial-Agama, Bandung : Remaja Rosda Karya.
Strauss & Corbin. 2003. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Wiana, I Ketut. 2004. Menurut Hindu Konflik Sosial Berwajah Ganda. Denpasar: Pustaka Bali Post
Published
2017-06-12
How to Cite
Suparta, I. (2017). DAMPAK TERORISME BAGI MASYARAKAT HINDU DI DESA CATUR KARYA KECAMATAN BALINGGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG PROVINSI SULAWESI TENGAH. Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 8(1), 1-10. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v8i1.213