PERSPEKTIF RADIKALISME DAN DERADIKALISASI DALAM BHAGAWAD GITA

  • IK. Suparta STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
Keywords: Perspektif, radikalisme, deradikalisasi,, Bhagawad Gita

Abstract

Bangsa Indonesia dekade ini mengalami disharmonis kehidupan keagamaan dan bernegara yang ditimbulkan oleh adanya gerakan radikal.Munculnya ide mengubah ideologi Pancasila dengan ideologi lainnya semakin nyata terlihat dengan fakta keberadaan terorisme dan berkembangnya paham radikal keagamaan.Bhagawad Gita sebagai pedoman hidup Agama Hindu memberikan pandangan tentang radikalisme dan deradikalisasi.Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui perspektif radikalisme dan deradikalisasi dalam Bhagawad Gita.Artikel konseptual didasarkan pada penelusuran kepustakaan yang berkaitan dengan radikalisme dan deradikalisasi dalam Bhagawad Gita.Secara konseptual perspektif radikalisme dalam Bhagawad Gita menguraikan bahwa radikalisme sebagai kewajiban seorang kesatriya, radikalisme pembentukan disiplin diri dan radikalisme pendakian spiritual.Perspektif deradikalisasi dalam Bhagawad Gita yaitu usaha untuk mereduksi radikalisme dengan pemahaman terhadappengetahuan yang benar tentangkonsep perubahan dan kekekalan, konsepSwadharma dan Paradharma, konsep keterikatan dan kebebasan serta konsep keanekaragaman dan kesatuan.

References

Aminah, Sitti.2016. Peran Pemerintah Menanggulangi Radikalisme dan Terorisme di Indonesia, Inovasi dan Pembangunan, Jurnal kelitbangan, 04 (01):83-101
Darmayasa. 2014.Bhagavad Gita (Nyanyian Tuhan). Denpasar: Yayasan Dharma Sthapanam
Darmayasa, Rasa Acharya Prabhu. 2016. Bhagawad Gita Bab II Sloka 17.Media Hindu, Edisi 150, Agustus 2016: hal. 64-65
Marwan, M dan Jimmy, P. 2009.Kamus Hukum, Surabaya: Reality Publisher
Muhammad, Hasyim,Khoirul Anwar, Misbah Zulfa,E.2015. Diskursus Deradikalisasi Agama: Pola resistensi Pesantren terhadap Gerakan Radikal, Jurnal Walisongo, 23 (01):197-222
Narayana, Swami Sathya dan Wayan Sadia. 2010.Melaksanakan Gita Sehari-hari Jalan Menuju Tuhan. Surabaya:Paramita
Prabhupada, Sri Srimad A.C. Bhaktivedanta Swami. 2006.Bhagavad Gita Menurut Aslinya.Denpasar: Hanuman Sakti
Sekretariat Jenderal MPR RI. 2015.Undang - Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Shudarta, Tjok Rai. 2010.Bhagawad Gita dalam Bhisma Parwa. Denpasar: Penerbit Widya Dharma
Sari, Nursita. 2017. Djarot: Kami Kalah tetapi Berdiri Tegak dalam Ideologi, Kompas Online (akses tanggal 18 Agustus 2017). Tersedia dalam URL:http://megapolitan.kompas.com/read/2017/06/18/21001891/
Sirajd, Said Aqil. 2017.NU:Radikalisme Menyebar ke Kampus, Terutama Masjid Salman ITB, Tempo Online ( akses tanggal 18 Agustus 2017) Tersedia dalam URL:https://nasional.tempo.co/read/news/2017/05/23/173878085
Sugiono, Dendy. 2008.Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Edisi Keempat. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Suprapto, Rohmat. 2014.Deradikalisasi Agama Melalui Pendidikan Multikultural-Inklusiv (Study Pada Pesantren Imam Syuhodo Sukoharjo), Profetika Jurnal Studi Islam, 15 (02): 246-260
Titib, I Made. 2006.Veda Sabda Suci Pedoman Praktis Kehidupan. Surabaya: Paramita
Widnya, I Ketut. 2016. Membangun Karakter Berlandaskan Keutamaan BhagawadGita, Media Hindu, Edisi 150, Agustus 2016: Hal. 70-71
Published
2018-12-10
How to Cite
Suparta, I. (2018). PERSPEKTIF RADIKALISME DAN DERADIKALISASI DALAM BHAGAWAD GITA. Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 9(2), 10-19. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v9i2.238