MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SAINS MELALUI METODE INKUIRI TERBIMBING DI KELAS VI SD INPRES 1 TANAMODINDI PALU

  • Ni Made Mega Hariani STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
Keywords: Hasil Belajar, Sains, Inkuiri Terbimbing

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sains melalui metode inkuiri terbimbing di kelas VI SD Inpres 1 Tanamodindi Palu.Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) melalui dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi.Data yang diambil adalah data kualitatif yaitu data hasil observasi diperoleh dari hasil pengamatan situasi pembelajaran, dan data kuantitatif yaitu data hasil belajar diperoleh dari hasil tes. Hasil penelitian siklus I diperoleh tuntas individu 10 orang dan tidak tuntas individu 10 orang dengan persentase daya serap klasikal 64.85% dan ketuntasan belajar klasikal 50.00%. Hasil belajar siklus II, 20 orang siswa dinyatakan semua tuntas individu, diperoleh persentase yaitu 100% dengan persentase daya serap klasikal 80.45%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VI SD Inpres 1 Tanamodindi Palu dalam pembelajaran Sains.

 

References

AB, Suid., Yusuf, M. dan Nurhayati. 2016. Pengaruh Metode Pembelajaran Inkuiri pada Subtema Gerak dan Gaya terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 16 Banda Aceh. Jurnal Pesona Dasar Vol.3 (4), 73-83.
Akbar, S. 2008. Penelitian Tindakan Kelas (Filosofi, Metodologi, dan Implementasinya). Surya Pena Gemilang. Malang.
Amase, A., Nurhidayati, S., dan Adawiyah, S. R. 2014.Penerapan ModelPembelajaran Explicit Instruction untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X MA. Hidayatussibyan. NW. Sengkerang Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan MIPA Vol.3 (3), 342-351.
Anam, R.S. 2015. Efektivitas dan Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal UPI Vol. 2 (1), 80-89.
Anita. 2001. Metode Belajar Mengajar. Alfabeta. Bandung.
Depdiknas.2010. PenelitianTindakan Kelas. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Dimyati dan Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran. Renika Cipta. Jakarta.
Djamarah, S. B. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Jaya. Jakarta.
Hamalik, O. 2001.Belajar Mengajar. Aksara. Jakarta.
Makahube, D. dan Winanto, A. 2016.Implementasi Strategi Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 5 SD Negeri Kutowinangun 11 Kota Salatiga. http://ejournal.uksw.edu/scholaria/234/212.pdf diunduh: 20 Juni 2019.
Sabri, A. 2005.Strategi Belajar Mengajar dan Mikro Teaching.Quantum Teaching. Jakarta.
Sudjana, N. 2010. Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru Algensindo. Bandung.
Suprijono, A. 2012. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi Paikem. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Susilo, H., Chotimah, H., dan Sari, Y. D. 2009. Penelitian Tindakan Kelas sebagai Sarana Pengembangan Keprofesionalan Guru dan Calon Guru. Bayumedia Publishing. Malang.
Published
2019-06-10
How to Cite
Hariani, N. M. (2019). MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SAINS MELALUI METODE INKUIRI TERBIMBING DI KELAS VI SD INPRES 1 TANAMODINDI PALU. Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 10(1), 26-35. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v10i1.250