PENGARUH PEMBERIAN KREDIT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMAT HINDU DI KOTA PALU

STUDI KASUS KOPERASI SANJIVANI

  • I Wayan Mudita STAH DHARMA SENTANA
  • I Ketut Catur Yasa
Keywords: Pengaruh, Pemberian Kredit, Kesejahteraan

Abstract

Koperasi Sanjivani Palu adalah salah satu lembaga ekonomi yang diharapkan dapat memperjuangkan kepentingan anggota dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota serta warga masyarakat di sekitarnya. Sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi ekonomi demi meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan anggota.

Kredit adalah suatu pemberian prestasi oleh suatu pihak dengan pihak lain dan prestasi itu dikembalikan lagi pada suatu masa tertentu yang akan datang disertai dengan kontra prestasi berupa bunga.

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu pengaruh pemberian kredit dalam meningkatkan kesejahteraan anggota? Tujuan dari penelitian ini adalah memberi gambaran terkait dengan pengaruh pemberian kredit dalam meningkatkan kesejahteraan anggota.

Penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan objek pengaruh pemberian kredit dalam meningkatkan kesejahteraan anggota (koperasi sanjivani), subjek penelitian adalah anggota-anggota koperasi sanjivani kota Palu, dan variabel dalam penelitian ini adalah : (1) variabel bebas yaitu kredit usaha (X), (2) variabel Dummy yaitu jenis kelamin (D), (3) variabel terikat yaitu kesejahteraan anggota (Y). Sampel dalam penelitian ini dengan responden berjumlah 39 orang dan diambil dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan metode pengumpulan data observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan regresi linier berganda.

Hasil penelitian diketahui bahwa hasil dari t hitung  sebesar 4,396, dengan demikian t hitung> t tabel (4,396 > 2,028) yang secara statistik variabel X (pemberian kredit) mempengaruhi variabel Y (kesejahteraan anggota) dan variabel D (jenis kelamin) t hitung  sebesar 4,727, dengan demikian t hitung> t tabel (4,727 > 2,028) yang secara statistik variabel D (jenis- kelamin) mempengaruhi variabel Y (kesejahteraan anggota). Jadi, kesejahteraan anggota dipengaruhi oleh pemberian kredit dan jenis kelamin laki-laki perempuan.

 

References

Agus, Irianto. 2004. Statistik : Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Prenada media.

Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Budianto, Nanang. 2005. Pengaruh Pemberian Kredit Prodoksi Terhadap Anggota Koperasi Banjar Artha Sarana (Bathara) Di Kabupaten Banjarnegara Tahun 2004. Skripsi (Diterbitkan) Program Studi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang.

Bugin, Burhan. 2004. Metodologi Penelitian Kuntitatif. Jakarta : Kencana Predana Media group.

Kasmir. 2007. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya Edisi Enam. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Nanda. 2013. Ideologi Koprasi Menatap Masa Depan. Yogyakarta : Pustaka Widyatama.

Pudja. 2005. Bhagavad Gita. Surabaya:PenerbitParamita .
Ririg, I Nengah Sudiartana. 2014. Eksistensi Peradah Dalam Kegiatan Sosial Relegius Kepemudaan Di Desa Lalundu 1 Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala. Skripsi (Tidak Diterbitkan) Program Studi Pendidikan Pendidikan Agama Hindu Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah.

Saryono dan Mekar Dwi Angraeni. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Nuha Medika : Yogyakarta.

Sugiyono.2008. “Statistik untuk Penelitian”. Bandung: Alfabeta.

Supramono, Gatot, 2009. Perbankan dan Masalah Kredit, Jakarta: Djambatan.
Published
2020-01-03
How to Cite
Mudita, I., & Yasa, I. K. (2020). PENGARUH PEMBERIAN KREDIT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMAT HINDU DI KOTA PALU. Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 10(2), 120-127. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v10i2.282