Teologi Kesehatan Hindu Dalam Meditasi

  • Made G Juniartha
Keywords: Meditasi, Teologi kesehatan, Yoga

Abstract

Dalam Hindu kesehatan manusia bisa dicapai tidak saja secara jasmani saja, namun juga rohani. Secara rohani, tubuh sebagai simbol-simbol tempat bersthānanya Tuhan dalam wujud Dewa tertentu yang merupakan media bagi umat Hindu untuk mendekatkan diri dengan Sang Pencipta, mengadakan dialog dengan Yang Maha Kuasa untuk memohon perlindungan dan wara nugraha-Nya. Sehingga umat Hindu berkeyakinan bahwa, dalam tubuh manusia secara kosmik dilinggakan Dewa untuk mengatur fungsi tubuh. Melalui latihan meditasi fungsi-fungsi tubuh diaktifkan kembali dengan cara memproduksi konsestrasi, kesadaran dan kebijaksanaan, yaitu getaran dari perbuatan meditasi yang sangat diperlukan oleh tubuh dan merupakan pembangkit getaran-getaran energi semesta. Melalui perspektif teologi kesehatan Hindu mengungkap tentang kesehatan terkait dengan kepercayaan umat Hindu terhadap Tuhan, dimana Tuhan dipercayai sebagai sesuatu yang mempengaruhi kesehatan.

 

References

Donder, I Ketut. 2011. Teologi Sosial Persoalan Agama dan Kemanusiaan Perspektif Hindu. Surabaya: Pāramita.

Donder, I Ketut. 2007. Kosmologi Hindu: Penciptaan, Pemeliharaan, dan Peleburan Serta Penciptaan Kembali Alam Semesta. Surabaya: Pāramita.

Effendi, Irmansyah. 2012. Kundalini: Tenik Efektif Untuk Membangkitkan, Membersihkan, dan Memurnikan Kekuatan Luar Biasa dalam Diri Anda. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Geertz, Clifford. 1992. Tafsir Kebudayaan (Diterjemahkan dari judul asli The Interpretation of Cultures: Selected Essays oleh Budi Susanto SJ.). Yogyakarta: Kanisius.

Kadjeng, I Nyoman dkk. 2005. Sārasamuccaya. Surabaya: Parāmita.

Limbong, Chandra dkk. 2011. Anatomi Dan Fisiologi Tubuh Manusia. (Online), (http://mbegedut.files.wordpress.com/2013/07/anatomi-fisiologi-tubuh-manusia.pdf, diakses tanggal 16 Juni 2014).

Mantra, Ida Bangus. 1995. Bhagawadgita (Alih Bahasa & Penjelasan). Denpasar: Pemerintah Daerah Tingkat I Bali.

Maswinara, I Wayan. 1999. Veda Śruti Ṛg Veda Saṁhitā Sākala Śākhā Maṇḍala I, II, III. Surabaya: Pāramita.

Merta Ada, Pannasagara. 1997. Pikiran Harmonis Membantu Kesehatan Kita. Denpasar: Bali Usada.

Merta Ada, Pannasagara. 2014. Meditasi Kesehatan Meditasi Pikiran Harmonis Getaran dan Mmenyehatkan Diri Sendiri (Edisi Revisi). Denpasar: Bali Usada.

Nala, Ngurah. 2006. Aksara Bali dalam Usada. Surabaya: Pāramita.

Nala, Ngurah. 2010. Ayurweda (Rasa, Wirya, Wipaka dan Dhatu Rasa, Wirya, Wipaka dan Dhatu). (Online),(http://vaprakeswara.wordpress.com/page/5/, diakses tanggal 5 Juli 2014) .

Nala, Ngurah. 1993. Usada Bali. Denpasar: Upada Sastra.

Nala, Ngurah. 1999. “Usada Bali” dalam Meditasi Kesehatan. Disajikan Pada Program Meditasi Tapa Brata Bali Usada. Bali 6 s/d 12 September 1999.

Pudja, G dan Tjokorda Rai Sudharta. 2004. Mānavadharmaśāstra (Manu Dharmaśāstra) atau Veda Smṛti Compendium hukum Hindu. Surabaya: Pāramita.

Rama, Swami. 2005. Hidup Dengan Para Ṛṣi Himalaya (Penerjemah: I Gede Oka Sanjaya). Surabaya: Pāramita.

Radhakrishnan, S. 2008. Upaniṣad- Upaniṣad Utama (Penerjemah: Agus S. Mantik). Surabaya: Pāramita.

Sarkar, Shrii Prabhat Ranjan. 1992. Psikologi Yoga. Jakarta: Persatuan Ananda Marga Indonesia.

Sāyaṇācārya, Of Bhāṣya. 2005. Atharvaveda Saṁhitā II. Surabaya: Pāramita.

Suryani, I Gusti Ayu Putu dkk. 2009. Pendidikan Agama Hindu Di Perguruan Tinggi. Denpasar: Udayana University Press.

Suseno, Frans Magnis. 2007. 13 Tokoh Etika. Yogyakarta: Kanisius

Titib, I Made. 2003. Teologi dan Simbol-Simbol Dalam Agama Hindu. Surabaya : Paramita.

Triguna, I.B Yuda. 2000. Teori Tentang Simbol. Denpasar: Widya Dharma.

Wiana, I Ketut. 2007. Tri Hita Karana Menurut Konsep Hindu. Surabaya: Parāmita.

Published
2019-12-23
How to Cite
Juniartha, M. (2019). Teologi Kesehatan Hindu Dalam Meditasi. Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 10(2), 86-107. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v10i2.287