FENOMENA PERKAWINAN MEKEDENG NGAD PADAMASYARAKAT HINDU Di kecamatan mepanga (Studi Kasus)

  • Putu Seni jayanti STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
  • I Ketut Suparta STAH Dharma Sentana
  • Ni Ketut Ratini STAH Dharma Sentana
Keywords: Fenomena, Perkawinan, Mekedeng Ngad

Abstract

Perkawinan adalah ikatan lahir batin yang bertujuan membangun keluarga yang harmonis dan melanjutkan keturunan.Namun berbeda dengan perkawinan mekedeng ngad yang dapat menimbulkan penderitaan di Kecamatan Mepanga.Dalam penelitian ini ada masalahyaitu : (1) Bagaimanakah pemahaman Masyarakat Hindu mengenai perkawinan mekedeng ngad di Kecamatan Mepanga ?. (2) Apakah faktor yang mempengaruhi adanya perkawinan mekedeng ngad pada Masyarakat Hindu di Kecamatan Mepanga ?. Tujuanpenelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui pemahaman Masyarakat Hindu mengenai perkawinan mekedeng ngad di Kecamatan Mepanga. (2) Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perkawinan mekedeng ngad pada Masyarakat Hindu di Kecamatan Mepanga. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Teori yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu teori fenomenologi dan terori fungsionalisme struktural.Teknik wawancara yang digunakan ada dua yaitu wawancara berstruktur dan wawancara tak berstruktur.Teknik penentuan informan yaitu teknik purposive sampling.Metodepengumpulan data adalah reduksi data, display/penyajian, verifikasi atau penyimpulan.Disimpulkan berdasarkan penelitian: pemahaman Masyarakat Hindu mengenai perkawinan mekedeng ngad di Kecamatan Mepanga meliputi a) perkawinan yang dihindari, b) perkawinan sistem barter, c) perkawinan yang mendatangkan penderitaan. Faktor yang mempengaruhi terjadinya perkawinan mekedeng ngad di Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong meliputi: a) faktor kenakalan remaja, b) faktor kurangnya sosialisasi, c)  faktor tradisi perkawinan dalam keluarga.

Published
2020-12-14
How to Cite
jayanti, P., Suparta, I. K., & Ratini, N. (2020). FENOMENA PERKAWINAN MEKEDENG NGAD PADAMASYARAKAT HINDU Di kecamatan mepanga (Studi Kasus). Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 11(3), 167-175. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v11i3.339