Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu https://jurnal.stahds.ac.id/widyagenitri <p><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Widya Genitri: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu</span></span></span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> adalah jurnal yang diterbitkan oleh STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah mengundang para peneliti, dosen dan ahli untuk mengirimkan artikel hasil penelitian dan pengabdian yang berkaitan dengan Agama dan Kebudayaan. </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal ini pertama kali terbit pada tahun 2012 dengan terbitan setiap 6 bulan (dua kali petis) dan telah memiliki nomor e- ISSN: </span></span></span></span><span style="font-size: small;"><a href="http://u.lipi.go.id/1564454527" target="_blank" rel="noopener"><span style="font-family: helvetica;"><span style="font-family: helvetica;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">2685-7189</span></span></span></span></span></span></a></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> p-ISSN: </span></span></span></span><a href="http://u.lipi.go.id/1353216962" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">2302-9102</span></span></span></span></a></p> STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah en-US Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu 2302-9102 <p>Tulisan/artikel yang dimasukan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi yang mereka dan bukan tanggung jawab Widyagenitri dan staff redaksi nya. Penulis utama (Pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel tersebut telah dilihat dan disetujui oleh penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua Izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.</p> EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SAINS SD SECARA DARING MELALUI MEDIA WhatsApp GROUP SELAMA PANDEMI COVID-19 https://jurnal.stahds.ac.id/widyagenitri/article/view/384 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran sains SD secara daring melalui media <em>WhatsApp Group </em>selama pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, untuk mengetahui gambaran efektivitas pembelajaran sains SD secara daring melalui media <em>WhatsApp Group </em>selama pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengadakan survey kepada mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara via panggilan video <em>WhatsApp</em>. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu mulai dari tahap reduksi data, <em>display</em> data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan &nbsp;dimana hasil survey dan hasil wawancara diperoleh 0% mahasiswa menyatakan tidak efektifnya pembelajaran sains SD menggunakan Media <em>WhatsApp Group</em>, 20% menyatakan kurang efektif, dan 80% yang menyatakan efektifnya pembelajaran sains SD menggunakan Media <em>WhatsApp Group</em>. Pembelajaran dengan menggunakan media <em>WhatsApp Group </em>menjadikan mahasiswa menjadi lebih aktif untuk menggali informasi sehingga mereka mencoba sendiri untuk menjawab permasalahan dan dijadikan sebagai media untuk berdiskusi, berkomunikasi dengan penggunaan jarak jauh.</p> Ni Made Mega Hariani ##submission.copyrightStatement## 2021-06-23 2021-06-23 12 1 1 13 10.36417/widyagenitri.v12i1.384 KONSEP EKSPANSI DALAM TEKS KATUTURAN SEMARA TANTRA https://jurnal.stahds.ac.id/widyagenitri/article/view/379 <p>Seperti sisi mata uang logam yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lainnya, baik secara positif maupun negatif, pesatnya kemajuan teknologi memberikan banyak dampak pada kehidupan manusia. Secara positif perkembangan teknologi memberikan kemudahan dalam menyelesaikan berbagai aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan oleh manusia sehingga dengan bantuan teknologi pekerjaan menjadi lebih mudah dan cepat terselesaikan. Namun di sisi lainnya, kemajuan teknologi juga dapat membawa dampak yang negatif, salah satunya adalah hadirnya berbagai tragedi moral dan penyimpangan seksual sebagai bentuk dari degradasi moral di tengah-tengah kehidupan masyarakat.</p> <p>Untuk menghasilkan data yang valid dan <em>reliable</em>, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan berbagai kegiatan diantaranya : observasi, wawancara, kemudian analisis data dan membuat rekomendasi dari hasil penelitian yang dilakukan. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Selain itu untuk mendapatkan gambaran data yang lebih komprehensif, jelas dan lengkap, maka peneliti menggunakan studi kepustakaan sebagai metode pengumpulan data untuk melengkapi hasil dan mencari literatur yang relevan dengan obyek penelitian. Keberadaan teks Katuturan Semara Tantra secara esensial menguraikan pemahaman seksual sebagai “laku” untuk mencapai sebuah pemurnian yang harus dilandasi dengan bhakti dan cinta kasih yang tulus untuk mencapai alam Ketuhanan sehingga akan terbangun koneksi kesadaran manusia sebagai bentuk penyatuan antara lingga dan yoni, dimana penyatuan kedua unsur ini disebut <em>Ardhanareswari</em>. Diharapkan tulisan ini dapat memberikan sedikit kontribusi dalam perkembangan karakter dan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang seksualitas-spiritualitas dalam bingkai Agama Hindu</p> I Made Gede Nesa Saputra Kadek Agus Wardana I Gusti Made Widya Sena ##submission.copyrightStatement## 2021-06-23 2021-06-23 12 1 14 31 10.36417/widyagenitri.v12i1.379 DESAIN PEMBELAJARAN PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN DAN KONDISI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA HINDU https://jurnal.stahds.ac.id/widyagenitri/article/view/385 <p>Tujuan penulisan ini untuk menggambarkan proses pembentukan lingkungan dan kondisi belajar yang ideal untuk membangun motivasi belajar bagi peserta didik dalam mempelajari pendidikan agama Hindu melalui pengkajian rancangan dan desain pembelajaran. Adapun pendekatan penelitian dilakukan melalui riset kepustakaan dengan mengkaji pustaka terdahulu yang relevan dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan studi dokumen. Berdasarkan hasil kajian ditemukan bahwa dalam membangun suatu kondisi dan lingkungan belajar yang ideal bagi peserta didik dalam belajar pendidikan agama Hindu terdapat model-model desain pembelajaran yang dijadikan sebagai landasan dalam mendesain proses belajar mengajar dan terdapat lima tahapan umum dalam mendesain pembelajaran. Melalui pengkajian ini diharapkan dapat menjadi tinjauan pustaka bagi pendidik dalam menyusun dan merancang proses belajar mengajar sehingga mampu membangun lingkungan dan kondisi belajar yang ideal dalam memotivasi peserta didik.</p> I Wayan Agus Agus Gunada ##submission.copyrightStatement## 2021-06-23 2021-06-23 12 1 32 46 10.36417/widyagenitri.v12i1.385 RSI AGASTYA: TOKOH LEGENDARIS DALAM AJARAN AGAMA HINDU https://jurnal.stahds.ac.id/widyagenitri/article/view/391 <p>Studi ini berbicara mengenai Arca Rsi Agastya yang banyak ditemukan di wilayah Indonesia. Dalam ajaran agama Hindu tokoh Rsi Agastya diyakini sebagai menyebarkan ajaran agama Hindu baik di India maupun di Indonesia. Mengingat besarnya jasa dan kemuliaan Rsi Agastya dalam menyebarkan agama Hindu, maka berbagai istilah Dharma yang diberikan kepada Rsi Agastya seperti <em>Agastya Yatra</em> dan <em>Pita Segara.</em> Arca Agastya yang ditemukan di Indonesia pada umumnya memiliki dua tangan dan masing-masing membawa laksana berupa <em>Kamandalu, Trisula </em>atau membawa <em>Aksamala. </em>Dari penemuan-nemuan orkelogi tersebut dapat dilihat mengenai konsep teologi yang dibangun oleh masyarakat Hindu pada zaman dahulu yakni selain sebagai representasi dari Dewa Siwa, Rsi Agastya juga diposisikan sebagai Adi Guru atau guru yang utama dalam memberikan pembelajaran.</p> Ni Wayan Sri Rahayu Ni Made Sumaryani ##submission.copyrightStatement## 2021-06-23 2021-06-23 12 1 47 56 10.36417/widyagenitri.v12i1.391 MENIGKATKAN KUALITAS INTERAKSI SISWA KELAS VIII SMPN 2 SINGARAJA DALAM PEMBELAJARAN PKn MELALUI PENGGUNAAN GALERI BELAJAR https://jurnal.stahds.ac.id/widyagenitri/article/view/395 <p>Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada siswa tahun kedua SMPN 2 Singaraja Bali. Penelitian ini berusaha untuk mengetahui apakah Learning Galleria dapat meningkatkan kualitas interaksi siswa di kelas Pkn. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif.</p> <p>Hasil PTK menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan siswa pada siklus ke-1 bernilai Baik baru mencapai 18,75%, siklus ke-2 bernilai Baik mencapai 33,34%, siklus ke-3 bernilai Baik mencapai 80,33%. Dengan demikian, sampai pembelajaran siklus ke-3 peningkatan kualitas interaksi siwa telah mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 75% siswa minimal berkemampuan Baik. Bila dilihat dari perkembangan rata-rata nilai yang dicapai siswa pada pembelajaran siklus ke-1, siklus ke-2, dan siklus ke¬-3, nilai Baik dicapai siswa tampak meningkat, yaitu dari 18,75% pada siklus ke-1 menjadi 33,34% pada siklus ke-2 dan pada siklus ke-3 menjadi 80,83%. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan galeri belajar dapat meningkatkan kualitas interaksi siswa.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci: Interaksi, Galeri, Belajar Pkn.</p> Gede Harja Subrata ##submission.copyrightStatement## 2021-06-23 2021-06-23 12 1 57 72 10.36417/widyagenitri.v12i1.395 ETIKA SISWA PADA PEMBELAJARAN AGAMA HINDU https://jurnal.stahds.ac.id/widyagenitri/article/view/329 <p><strong><em>Kewajiban siswa dalam sekolah yaitu, siswa harus taat kepada guru dan kepala sekolah, ikut bertanggung jawab atas kebersihan, keamanan, ketertiban sekolah, menghormati guru dan saling menghargai antar sesama siswa. Timbul permasalahan pada pembelajaran Agama Hindu siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Palu&nbsp; yang diteliti yaitu : Etika Siswa Pada pembelajaran, kendala-kendala etika siswa pada Pembelajaran, upaya-upaya dalam meningkatkan etika siswa pada pembelajaran sehingga mencapai tujuan yaitu mengetahui etika siswa pada pembelajaran, mengetahui kendala- kendala etika siswa pada pembelajaran teori yang digunakan yaitu teori Behavioristik &nbsp;(tingkah laku), mengetahui upaya-upaya dalam meningkatkan etika siswa pada pembelajaran, teori yang digunakan yaitu teori Perubahan Sosial. Penelitian ini bersifat kualitatif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik studi kepustakaan, wawancara, observasi dan dokumentasi. Kesimpulanya setelah dilakukan upaya-upaya dalam meningkatkan etika siswa pembelajaran Agama Hindu adalah menyiapkan waktu belajar di hari lain, lebih menghargai guru pendidikan, meningkatkan kesadaran siswa dan mengurangi penggunaan handphone pada pembelajaran dan terciptanya etika belajar siswa yang baik dan beretika dalam proses pembelajaran</em></strong></p> Ayu Puja Astuti Ni Luh Ayu Eka Damayanti Gede Merthawan ##submission.copyrightStatement## 2021-06-23 2021-06-23 12 1 73 84 10.36417/widyagenitri.v12i1.329 WAYANG LEMAH DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA AGUNG PURNASADHA TOLAI https://jurnal.stahds.ac.id/widyagenitri/article/view/343 <p>Upacara <em>ngenteg linggih</em> memiliki nuansa religius magis karena terkait dengan keyakinan tentang dewa yadnya. Kekhasan inilah yang menjadikan pelaksanaan upacara <em>ngenteg linggih</em> harus dirangkaikan dengan pementasan <em>wayang</em><em> Lemah</em>.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Fungsi Pementasan Wayang Lemah Dalam Upacara Ngenteg Linggih?. 2). Nilai Pendidikan&nbsp; Agama Hindu Pada Pementasan Wayang Lemah Dalam Upacara Ngenteg Linggih? Penelitian ini memiliki tujuan yaitu: 1). mengetahui fungsi pementasan wayang lemah dalam upacara ngenteg linggih. 2). Untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan agama hindu yang terkandung dalam pementasan wayang lemah. Teori yang digunakan untuk membedah permasalahan adalah Teori Struktural fungsional dan Teori Nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>deskriptif kualitatif. </em>Penentuan informan menggunakan teknik <em>purposive sampling. </em>Hasil penelitian: dalam Pementasan Wayang Lemah pada Upacara Ngenteg Linggih Di Pura Purnasada Tolai memiliki fungsi yaitu: (1) Wayang Lemah Sebagai Wali Upacara, (2) Wayang Lemah sebagai <em>balih-balihan </em>(hiburan), (3) Wayang Lemah Sebagai Fungsi Sosial. Nilai Pendidikan Hindu yang terkandung yaitu: <em>pertama</em> nilai pendidikan Tattwa pada proses pelaksanaan, nilai pendidikan Etika, yang meliputi tiga aspek, yaitu aspek pikiran, perkataan, dan perbuatan. Hindu mengajarkan bahwa apa yang dihasilkan oleh pikiran <em>(manacika) </em>harus selalu suci <em>(parisudha), </em>dan <em>wacika parisudha</em> dan nilai pendidikan estetika yaitu unsur keindahan pementasan <em>wayang </em><em>lemah</em> yang dilaksanakan siang hari.</p> Wayan Sutarman I Nyoman Suparman Ketut Yasini ##submission.copyrightStatement## 2021-06-23 2021-06-23 12 1 85 100 10.36417/widyagenitri.v12i2.343